HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUD SULTAN IMANUDDIN PANGKALAN BUN

Resky Apriulendari.A. Hamid, Ni Wayan Rahayu Ningtyas, Rukmini Syahleman

Abstract


Latar belakang : Diabetes merupakan penyakit dimana kondisi kadar gula di dalam darah melebihi nilai normal. Perubahan jadwal tidur membuat kualitas tidur tidak optimal. Semakin tinggi melakukan aktivitas semakin rendah kadar gula darah.

Tujuan : Untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah pasien diabetes mellitus tipe II di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun

Metode Penelitian : Kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasi, desain cross sectional. Sampel 101 orang, teknik purposive sampling, uji analisis korelasi pearson product moment.

Hasil dan Analisis: Jenis kelamin perempuan 59 orang, usia 50-59 tahun 42 orang, pekerjaan swasta 48 orang, pendidikan SD 50 orang, kualitas tidur buruk 98 orang, aktivitas fisik ringan 50 orang, kadar gula darah tinggi 71 orang. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan kualitas tidur dengan kadar gula darah nilai p value = 0,027, terdapat hubungan aktivitas fisik dengan kadar gula darah nilai p value = 0,049.

Kesimpulan : Sebagian besar jenis kelamin perempuan, hampir separuh responden usia 50-59 tahun, hampir separuh responden pekerjaan swasta, hampir separuh responden pendidikan SD, hampir semuanya kualitas tidur buruk, hampir setengahnya aktivitas fisik ringan, sebagian besar responden kadar gula darah tinggi. Terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan kadar gula darah pasien diabetes mellitus tipe II di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah pasien diabetes mellitus tipe II di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.

 

Kata Kunci : Kualitas Tidur, Aktivitas Fisik, Diabetes Mellitus


Keywords


Kualitas Tidur, Aktivitas Fisik, Diabetes Mellitus

Full Text:

PDF

References


Adnan, M., Tatik., dan Joko T.I. (2013). Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Rawat Jalan di RS Tugurejo Semarang. Jurnal Gizi, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan , 2, 18-20.

Adrian. (2017). Hubungan Durasi Penyakit Dan Kadar Gula Darah

Dengan Keluhan Subyektif Penderita Diabetes Melitus.

Adib. (2011). Analisis Hubungan Antara Umur dan Riwayat Keluarga Menderita Diabetes Mellitus Dengan Kejadian Dalam BLU RSUP Prof. Dr.R.D.Kandou Manado.

Algadir, Ahmad, dkk. (2012). Survei Risiko Penyakit Diabetes Mellitus Terhadap Masyarakat Kota Padang. Fakultas Farmasi , Universitas Andalas.

Ambarwati. (2014). Analisis Insomnia Pada Penderita Diabetes Mellitus. Jurnal Universitas Andalas.

American Diabetes Association (ADA). (2018). Penurunan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Melalui Senam Diabetes.

Anani, Sri. (2012). Hubungan Aktivitas Fisik, Kepatuhan Mengkonsumsi Obat Anti Diabetik Dengan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus di Fasyankes Primer Klaten. Journal Universitas Padjajaran .

Arisman. (2011). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellius Tipe II di RSUD Karanganyar.

Budiatri. (2014). Hubungan Kualitas Tidur Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus di RSUD Kabanjahe.

Chen et al. (2016). Hubungan Kualitas Tidur Dengan Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas

Besuk Probolinggo. Jurnal Ilmiah Keperawatan.

Curcio et al. (2012). Perbandingan Kualitas Tidur Menggunakan Skala Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) Pada Pasien Gangguan Cemas Yang Mendapat Terapi Benzodiazepin Jangka Panjang dan Jangka Pendek.

Decroli, Eva. (2019). Diabetes Mellitus Tipe 2. Padang: Pusat Penerbitan Bagian Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.

Demur, Nanda Dia Resti Dewi. (2018). Hubungan Kualitas Tidur Dengan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II. Prosiding Seminar Kesehatan Perintis E-ISSN : 2622-2256, 1.

Derek, dkk. (2017). Hubungan Tingkat Stres Dengan Kadar Gula Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Rumah Sakit Pancaran Kasih GMIM Manado. e-Journal Keperawatan , 5.

Dewi. (2014). Tingkat Aktivitas Fisik Pada Lansia di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Jurnal Keperawatan Komprehensif.

Ernawati. (2013). Hubungan Pengelolaan Diabetes Mandiri Dengan Kemampuan Deteksi Dini Hipoglikemia Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Sumbersari.

Darma, Kusuma Kelana. (2011). Metodologi Penelitian Keperawatan. Jakarta: Trans Info Media.

Dharma. (2011). Definisi Operasional. Journal Universitas Dian Nuswantoro.

Daqiqil. (2011). Kerangka kerja (framework). Journal Universitas Negeri Semarang

Fatimah, Restyana Noor. (2015). Diabetes Mellitus Tipe 2. Majority , 4.

Fatmawati. (2013). Perbandingan Kualitas Tidur Menggunakan Skala Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) Pada Pasien Gangguan Cemas Yang Mendapat Terapi Benzodiazepin Jangka Panjang dan Jangka Pendek.

Fox dan Kilvert. (2010). Faktor Yang Mempengaruhi Kadar Gula Darah. Jurnal Universitas Muhammadiyah Semarang .

Gruden et al. (2012). Hipoglikemia. Jurnal Fakultas Kedokteran Universitas Andalas .

Gustimigo, Zelta Pratiwi. (2015). Kualitas Tidur Penderita Diabetes Melitus. Majority, 4 nomor 8,

-138.

Ilahi. (2015). Hiperglikemia. Jurnal Universitas Katolik Soegijapranata.

Ilyas. (2011). Mengendalikan Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Dengan Olah Sehat LAFIDZI.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
STIKES Borneo Cendekia Medika
Jl. Sutan Syahrir No. 11 Pangkalan Bun, Kotawaringan Barat, Kalimantan Tengah 74112
Telp. 0823 3766 8899
Email: stikesborneocendekiamedika18@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.