PENGENALAN AKUPRESUR PADA REMAJA DALAM MENGATASI DISMENORE
Abstract
Pelaksanaan pengabdian kepada masyaakat tentang pengenalan akupresur pada remaja dalam mengatasi dismenore dilakukan di SMA Negeri 2 Pangkalan Bun. Dismenore atau dismenorea berasal dari bahasa Yunani kuno dan terdiri dari 3 suku kata; dis artinya kesulitan, sakit atau kelainan, meno artinya bulan dan rrhea artinya mengalir. Oleh karena itu, kehamilan dapat dipahami sebagai sulitnya haid yang bersifat kolik timbulnya pertama kali kram pada perut bagian bawah, terutama menjalar ke punggung atau paha bagian dalam, pada saat atau setelah menstruasi. Salah satu titik akupresure unutk mengatasi disminore adalah Sanyinjiao Point. Titik ini mudah di akses serta dapat diberikan tanpa bantuan dari petugas terlatih. Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu menambah pengetahuan dan menjadi kegiatan promosi dan preventif pada remaja yang sering mengalami gangguan menstruasi dengan terapi non farmakologi. Metode dalam kegiatan ini yaitu melakukan penyuluhan dengan presentasi dan setelahnya dilanjutkan dengan praktik pada beberapa siswa. Kesimpulan dari pengabdian kepada masyarakat tentang pengenalan akupresur pada remaja dalam mengatasi dismenore yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman serta keterampilan remaja tentang penerapan terapi non farmakologi khususnya akupresur untuk mengatasi gangguan pada saat menstruasi terutama yaitu dismenore.References
1. N. Fajaryati, “Hubungan Kebiasaan Olahraga Dengan Dismenore Primer Remaja Putri Di SMP N 2 Mirit Kebumen,†Jurnal Komunikasi Kesehatan, 2012.
2. Winkjosastro, Ilmu Kandungan Edisi Dua, Jakarta: Yayasan Bina Pustaka, 2007
3. S. M. Desta Ayu Cahya Rosyida, Buku Ajar Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita, Yogyakarta: PT.Pustaka Baru, 2019.
4. S. M. L. L. &. K.-G. D. Reeder, Keperawatan Maternitas:Kesehatan Wanita bayi & keluarga (18th ed.), Jakarta: EGC, 2018.
5. C. L. &. T. H. Wong, “Effect Of SP6 Acupressure On Pain And menstrual distress in young women with dysmenorrhea,†Complementary Therapies in Clinical Practice, pp. 64-69, 2010.
6. F. D. A. &. P. S. D. Mukhoirotin, “otential of Acupressure on Sanyinjiao Point, Hegu Point and Massage Effleurage to Decrease Menstrual Pain Intensity,†Journal of Applied Environmental & Biological Sciences, 2018.
7. L. &. K. E. Wong, “Dysmenorrhea in a multiethnic population of adolescent Asian girl,†International Journal of Gynecology and Obstetrics, pp. 139-142, 2010.
8. E. Sriwahyuni, “Efektivitas Terapi Akupresure Dalam Meminimalisasi Dismenore Pada Wanita Dewasa Muda,†Skripsi Sarjana, Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Brawijaya Malang, 2015.
2. Winkjosastro, Ilmu Kandungan Edisi Dua, Jakarta: Yayasan Bina Pustaka, 2007
3. S. M. Desta Ayu Cahya Rosyida, Buku Ajar Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita, Yogyakarta: PT.Pustaka Baru, 2019.
4. S. M. L. L. &. K.-G. D. Reeder, Keperawatan Maternitas:Kesehatan Wanita bayi & keluarga (18th ed.), Jakarta: EGC, 2018.
5. C. L. &. T. H. Wong, “Effect Of SP6 Acupressure On Pain And menstrual distress in young women with dysmenorrhea,†Complementary Therapies in Clinical Practice, pp. 64-69, 2010.
6. F. D. A. &. P. S. D. Mukhoirotin, “otential of Acupressure on Sanyinjiao Point, Hegu Point and Massage Effleurage to Decrease Menstrual Pain Intensity,†Journal of Applied Environmental & Biological Sciences, 2018.
7. L. &. K. E. Wong, “Dysmenorrhea in a multiethnic population of adolescent Asian girl,†International Journal of Gynecology and Obstetrics, pp. 139-142, 2010.
8. E. Sriwahyuni, “Efektivitas Terapi Akupresure Dalam Meminimalisasi Dismenore Pada Wanita Dewasa Muda,†Skripsi Sarjana, Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Brawijaya Malang, 2015.
Published
2025-02-23
How to Cite
AMINATUSSYADIAH, AYU et al.
PENGENALAN AKUPRESUR PADA REMAJA DALAM MENGATASI DISMENORE.
Jurnal Abdi Masyarakat Cendekia, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 14-18, feb. 2025.
Available at: <https://journal.stikesborneocendekiamedika.ac.id/index.php/jamc/article/view/604>. Date accessed: 25 apr. 2026.
Section
Articles