PEMENUHAN KEBUTUHAN GIZI PADA ANAK PRASEKOLAH DI TK ALWARDAH PANGKALAN BUN
Abstract
Masa prasekolah merupakan masa penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, karena pada masa ini pertumbuhan dasar akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Permasalahan yang ditemukan di TK Al Wardah adalah masih belum pernah dilakukan soaialisasi kebutuhan gizi secara seimbang pada anak prasekolah, sehingga masih banyak anak yang sering membeli makanan dan jajanan sembarangan tanpa pengawasan orang tua dan guru. Hasil pengkajian pada 43 anak prasekolah di TK/ PAUD Al Wardah Kelurahan Sidorejo Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat ditemukan anak usia diatas 4-6 tahun yang mengalami kegemukan adalah gizi kurang berjumlah 3 anak (3%), gizi baik berjumlah 35 anak (81,4%), dan anak dengan gizi lebih berjumlah 5 anak (11,6%), serta 81,4% anak prasekolah yang gizi baik dan tidak ada yang mengalami pertumbuhan yang buruk, hanya saja ada 3 anak yang memiliki berat badan yang masih kurang. Diharapkan dengan menerapkan kebutuhan gizi yang seimbang pada anak tahap prasekolah diharapkan apabila terjadi penyimpangan tumbuh kembang bisa terdeteksi secara dini serta diharapkan tumbuh kembang bisa berjalan dengan normal sesuai dengan usia. Metode yang akan dilaksanakan pada kegiatan ini adalah identifikasi tumbuh kembang anak dan pemenuhan gizi seimbang pada anak prasekolah di TK Al Wardah Pangkalan Bun.Kata Kunci : Anak Prasekolah, Tumbuh Kembang, Kebutuhan Gizi SeimbangReferences
Departemen Kesehatan RI. 2003. Pedoman Umum Gizi Seimbang (Panduan Untuk Petugas). Departemen Kesehatan RI.
Dirjen Bina Kesehatan Masyarakat. 2002. Buku Panduan 13 Pesan Dasar Gizi Seimbang. Jakarta: Dirjen BKM.
Harinda, L., 2012. “Proporsi dan Status Gizi Anak Pra -Sekolah Dengan Kesulitan Makan di Semarangâ€. (Karya Tulis Ilmiah) Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro
Rahman, Hibana S. 2002. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: PGTKI Press.
Soenardi, Tuti. 2005. Variasi Makanan Balita. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Soetjiningsih. 2002. Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: EGC.
Sulistyoningsih, Hariyani. 2011. Gizi untuk Kesehatan Ibu dan Anak. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sutomo & Anggraini. 2010. Menu Sehat Alami untuk Batita & Balita. Jakarta: Demedia.
Dirjen Bina Kesehatan Masyarakat. 2002. Buku Panduan 13 Pesan Dasar Gizi Seimbang. Jakarta: Dirjen BKM.
Harinda, L., 2012. “Proporsi dan Status Gizi Anak Pra -Sekolah Dengan Kesulitan Makan di Semarangâ€. (Karya Tulis Ilmiah) Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro
Rahman, Hibana S. 2002. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: PGTKI Press.
Soenardi, Tuti. 2005. Variasi Makanan Balita. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Soetjiningsih. 2002. Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: EGC.
Sulistyoningsih, Hariyani. 2011. Gizi untuk Kesehatan Ibu dan Anak. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sutomo & Anggraini. 2010. Menu Sehat Alami untuk Batita & Balita. Jakarta: Demedia.
Published
2018-12-10
How to Cite
SYAHLEMAN, Rukmini.
PEMENUHAN KEBUTUHAN GIZI PADA ANAK PRASEKOLAH DI TK ALWARDAH PANGKALAN BUN.
Jurnal Borneo Cendekia, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 144-150, dec. 2018.
ISSN 2549-1822.
Available at: <https://journal.stikesborneocendekiamedika.ac.id/index.php/jbc/article/view/117>. Date accessed: 20 jan. 2026.
Issue
Section
Articles
Keywords
Kata Kunci : Anak Prasekolah, Tumbuh Kembang, Kebutuhan Gizi Seimbang
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â
Â







