PENGARUH PEMBERIAN SEDIAAN EMULGEL KITOSAN-EKSTRAK DAUN TAPAK DARA (CATHARANTUS ROSEUS (L.) G. DON.) DAN EMULGEL KITOSAN-EKSTRAK KULIT PISANG AMBON (MUSA PARADISIACA L.) UNTUK PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA KELINCI
Abstract
Kesehatan adalah suatu masalah yang sangat kompleks dan saling berkaitan dengan masalah-masalah lain di luar kesehatan. Banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan, salah satu masalah kesehatan yang menyerang sistem perlindungan tubuh paling luar, yaitu kulit. Luka bakar pada kulit, luka bakar dapat merusak jaringan otot, tulang, pembuluh darah dan jaringan epidermis (Rismana et al., 2013). Daun tapak dara (Catharantus roseus (L.) G. Don.) telah dibuktikan berkhasiat sebagai diuretik, hipotensif, sedatif, hemostatis yang diketahui mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin (Dewi et al., 2013).Kulit pisang ambon (Musa paradisiaca L.) memiliki beberapa efek farmakologi, seperti sebagai obat diare, uremia, hipertensi, disentri, diabetes dan luka bakar. Selain itu, tanaman pisang juga dapat digunakan untuk mengurangi reaksi inflamasi, nyeri, dan mengatasi gigitan ular serta mampu menyembuhkan luka bakar (Imam and Akter, 2011). Kulit pisang mengandung flavonoid, tanin, dan saponin (akpuaka and ezem, 2011). Pada penelitian ini digunakan hewan uji kelinci yang dibagi menjadi 6 kelompok dan masing-masing diberi perlakuan berbeda. Setiap kelinci dibuat luka bakar pada bagian punggung kiri dan kanan. Kemudian, kelinci yang telah dibuat luka bakar diberikan perlakuan dengan pengolesan bioplacenton, placebo, formulasi I (10% dan 15%) dan formulasi II (20% dan 30%). Lalu mengamati dan mencatat pengecilan diameter luka bakar setiap hari. Sediaan emulgel kitosan-ekstrak daun tapak dara yang efektif untuk penyembuhan luka bakar pada kelinci dengan konsentasi ekstrak 30% dan emulgel kitosan ekstrak kulit buah pisang ambon (Musa Paradisiaca L.) dengan konsentrai ekstrak 20%. Kata Kunci: Ekstrak Daun Tapak Dara (Catharantus Roseus (L.) G. Don.), Ekstrak Kulit Buah Pisang Ambon (Musa Paradisiaca L.), Luka Bakar.References
Dewi Ida Ayu, L.P., I Made, D., I Ketut, A.D., 2013. Bioaktivitas Ekstrak Daun Tapak Dara (Catharanthus Roseus) Terhadap Periode Epitelisasi Dalam Proses Penyembuhan Luka Pada Tikus Wistar. 58-75.
Handayani, F., Triswanto, S., 2016. Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Daun Kersen (Muntingia Calabura L.) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Pada Kulit Mencit Putih Jantan (Mus Musculus). Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, Vol. 01, No. 02, Hlm 131-142.
Akpuaka, M.U and S.N. Ezem, june 2011. Preliminary photochemical screening of some Nigerian dermatological plants. Journal of Basic Physical Research ISSN ; 2141-8403 Vol. 2, No. 1, pp 1-5, www.jbasicphyres-unizik.org
Handayani, F., Triswanto, S., 2016. Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Daun Kersen (Muntingia Calabura L.) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Pada Kulit Mencit Putih Jantan (Mus Musculus). Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, Vol. 01, No. 02, Hlm 131-142.
Akpuaka, M.U and S.N. Ezem, june 2011. Preliminary photochemical screening of some Nigerian dermatological plants. Journal of Basic Physical Research ISSN ; 2141-8403 Vol. 2, No. 1, pp 1-5, www.jbasicphyres-unizik.org
Published
2018-12-10
How to Cite
LOVIANIE, Mensie Martha; NURMANILA, Susi; MUSTIKA, Mustika.
PENGARUH PEMBERIAN SEDIAAN EMULGEL KITOSAN-EKSTRAK DAUN TAPAK DARA (CATHARANTUS ROSEUS (L.) G. DON.) DAN EMULGEL KITOSAN-EKSTRAK KULIT PISANG AMBON (MUSA PARADISIACA L.) UNTUK PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA KELINCI.
Jurnal Borneo Cendekia, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 217-228, dec. 2018.
ISSN 2549-1822.
Available at: <https://journal.stikesborneocendekiamedika.ac.id/index.php/jbc/article/view/127>. Date accessed: 24 apr. 2026.
Issue
Section
Articles
Keywords
Kata Kunci: Ekstrak Daun Tapak Dara (Catharantus Roseus (L.) G. Don.), Ekstrak Kulit Buah Pisang Ambon (Musa Paradisiaca L.), Luka Bakar.
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â
Â







