ANALISIS PEMANTAPAN MUTU INTERNAL PEMERIKSAAN TROMBOSIT DI INSTALASI LABORATORIUM RSUD SULTAN IMANUDDIN PANGKALAN BUN
Abstract
Hasil pemeriksaan laboratorium harus terjamin mutunya. Pemantapan mutu internal trombosit dilakukan secara mandiri oleh laboratorium klinik dengan memonitor prosedur pemeriksaan yang merupakan indikator kinerja laboratorium sehingga mutu akurasi (ketepatan) dan presisi (ketelitian) hasil laboratorium dapat terus ditingkatkan. Tujuan pemantapan mutu internal adalah mengendalikan hasil pemeriksaan laboratorium setiap hari dan untuk mengetahui penyimpangan hasil laboratorium untuk segera diperbaiki. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, untuk mengetahui dan menganalisis pemantapan mutu internal pemeriksaan trombosit di Instalasi Patologi klinik RSUD Sultan Imanuddin, yang meliputi tahap pra analitik, analitik, dan pasca analitik. Subyek penelitian Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh petugas labotarorium yang terlibat langsung pada proses pemeriksaan trombosit. Responden ditetapkan secara purposive karena mempertimbangkan kekayaan informasi, kemampuan serta kewenangan subyek penelitian. Sehingga diharapkan peneliti akan mendapatkan informasi yang sebanyak – banyaknya tentang pelaksanaan pemantapan mutu pemeriksaan trombosit. Peneliti sebagai instrumen penelitian dalam hal ini melakukan observasi terhadap pelaksanaan pemantapan mutu internal mulai tahap pra analitik, analitik dan paska analitik. Peneliti melakukan wawancara terhadap petugas dan penanggung jawab laboratorium klinik RSUD Sultan Imanuddin. Sebagai alat bantu, peneliti menggunakan tape rekorder untuk merekam wawancara, kamera untuk mengabadikan kegiatan , alat tulis, pedoman wawancara dan check list sebagai panduan observasi. Hasil pelaksanaan pemantapan mutu internal untuk pemeriksaan darah lengkap otomatis di Instalasi Patologi Klinik RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun yaitu : Tahap pra analitik mencapai 75,8% masuk dalam kriteria baik ; Tahap analitik mencapai 76,4% masuk dalam kriteria kurang baik; Tahap pasca analitik mencapai 69,2% masuk dalam kriteria kurang baik. Hasil uji ketepatan, ketelitian, dan sigma metri untuk pemeriksaan trombosit yaitu : ketepatan pemeriksaan trombosit di Instalasi Laboratorium RSUD Sultan Imanuddin kurang baik menurut acuan Ricos Database ; ketelitian pemeriksaan trombosit di Instalasi Laboratorium RSUD Sultan Imanuddin kurang baik menurut acuan Ricos Database.  Kata Kunci : Analisis, Pemantapan Mutu Internal, Trombosit, LaboratorimReferences
Cohyono, Irveta Kania. 2008. Evaluasi Mutu Pelayanan Instalasi Laboratorium RSU Kasih Ibu Surakarta. Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Depkes RI. 2004. Pedoman Praktek Laboratorium Yang Benar (Good Laboratory Practice). Cetakan 3. Direktorat Laboratorium Kesehatan. Direktorat Jenderal Pelayanan Medik Departemen Kesehatan RI. Jakarta.
Depkes RI. 2010. Pemantapan Mutu Eksternal Hematologi. Diunduh tanggal 28 Oktober 2011
Depkes RI. 1997. Petunjuk Pemantapan Mutu Internal Laboratorium Kesehatan. Direktorat Laboratorium Kesehatan. Direktorat Jenderal Pelayanan Medik Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.
Hadi, Anwar. 2000. Sistem Manajemen Mutu Laboratorium Sesuai ISO/IEC 17025: 2000. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Hasmara, B, 2000. Studi Deskriptif tentang Manajemen Quality Assurance pada
pelayanan Laboratorium di IPK RSUP Dr Kariadi Semarang. Universitas Diponegoro. Semarang.
Hoffbrand.1999. Kapita Selekta Hematology. Edisi 4. EGC Penerbit Buku Kedokteran. Jakarta
Budiwiyono, Imam. 2011. Pengelolaan Tahapan Pemeriksaan di Laboratorium
Klinik. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang.
Kahar, H. 2005. Mutu Pemeriksaan Di Laboratorium Klinik Rumah Sakit. Indonesian Journal Of Clinical Phatology and Medical Laboratory. 12 (1) 38-40.
Kanagasabapathy, A, & Kmari, S. 2000. Guidelines on Standard Operating Prosedures for Clinical Chemistry. WHO-SEARO. New Delhi
Kepmenkes RI No 828 /MENKES /SK /IX/2008. Tentang Petunjuk Teknis Standar
Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan di Kabupaten/Kota.
Kosasih, E.N, A.S. Kosasih. 2008. Tafsiran Hasil Pemeriksaan Laboratorium Klinik. Karisma publishing Group. Jakarta
Muslim, Muhamad. 2001. Pemantapan Mutu Dan Mutu Hasil Analisis Laboratorium Klinik Swasta Di Kalimantan Selatan. Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Mehta, Hoffbrand, 2008. At Glance Hematology. Edisi 2. Penerbit Erlangga.
Jakarta
Moleong, 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Penerbit PT Remaja Rosda
Karya. Bandung.
Profil Rumah Sakit Umum Daerah Penembahan Senopati Sultan Imanuddin Kota Yogyakarta. 2010.
Pusorowati, Nunuk. 2004. Konsep Dasar Upaya Peningkatan Mutu Pelayanan
Rumah Sakit. Clinical Epidemiology and Biostatistic unit RSUP Dr Sardjito/ FK-UGM Yogyakarta.
.
Setiabudy, Rahajuningsih. 2007. Hemostasis dan Trombosit. FKUI Jakarta
Siregar, Charles J. 2007. Praktik Sistem Manajemen Laboratorium – Pengujian Yang Baik. EGC Penerbit Buku Kedokteran. Jakarta.
Speicher, Carl E. dan Smith, Jr., Jack W. 1994. Pemilihan Uji Laboratorium Yang Efektif. EGC Penerbit Buku Kedokteran. Jakarta.
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Cetakan 9. CV. Alfabeta. Jakarta.
Sukorini, Usi, Nugroho, D. K., Rizki, M., Hendriawan P. J., B. 2010. Pemantapan Mutu Internal Laboratorium Klinik. Kanalmedika dan Alfamedia Citra. Yogyakarta.
Van Dun, L, 2007. Quality Control. Abbot Hematology.
Widmann, Frances K. 1994. Tinjauan Klinis Atas Hasil Pemeriksaan Laboratorium. Edisi 9. EGC Penerbit Buku Kedokteran. Jakarta.
Westgard, J., 2010. Westgard Rules and Multirules. Di unduh pada tanggal 22 Oktober 2011 dari http://www.westgard.com.
Westgard, J., 2009. Desirable Specifications For Total Error, Imprecision and Bias, Derived From Intra And Inter Individual Biologic Variation. Diunduh tanggal 22 Oktober 20011 dari http://www.westgard.com
Depkes RI. 2004. Pedoman Praktek Laboratorium Yang Benar (Good Laboratory Practice). Cetakan 3. Direktorat Laboratorium Kesehatan. Direktorat Jenderal Pelayanan Medik Departemen Kesehatan RI. Jakarta.
Depkes RI. 2010. Pemantapan Mutu Eksternal Hematologi. Diunduh tanggal 28 Oktober 2011
Depkes RI. 1997. Petunjuk Pemantapan Mutu Internal Laboratorium Kesehatan. Direktorat Laboratorium Kesehatan. Direktorat Jenderal Pelayanan Medik Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.
Hadi, Anwar. 2000. Sistem Manajemen Mutu Laboratorium Sesuai ISO/IEC 17025: 2000. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Hasmara, B, 2000. Studi Deskriptif tentang Manajemen Quality Assurance pada
pelayanan Laboratorium di IPK RSUP Dr Kariadi Semarang. Universitas Diponegoro. Semarang.
Hoffbrand.1999. Kapita Selekta Hematology. Edisi 4. EGC Penerbit Buku Kedokteran. Jakarta
Budiwiyono, Imam. 2011. Pengelolaan Tahapan Pemeriksaan di Laboratorium
Klinik. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang.
Kahar, H. 2005. Mutu Pemeriksaan Di Laboratorium Klinik Rumah Sakit. Indonesian Journal Of Clinical Phatology and Medical Laboratory. 12 (1) 38-40.
Kanagasabapathy, A, & Kmari, S. 2000. Guidelines on Standard Operating Prosedures for Clinical Chemistry. WHO-SEARO. New Delhi
Kepmenkes RI No 828 /MENKES /SK /IX/2008. Tentang Petunjuk Teknis Standar
Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan di Kabupaten/Kota.
Kosasih, E.N, A.S. Kosasih. 2008. Tafsiran Hasil Pemeriksaan Laboratorium Klinik. Karisma publishing Group. Jakarta
Muslim, Muhamad. 2001. Pemantapan Mutu Dan Mutu Hasil Analisis Laboratorium Klinik Swasta Di Kalimantan Selatan. Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Mehta, Hoffbrand, 2008. At Glance Hematology. Edisi 2. Penerbit Erlangga.
Jakarta
Moleong, 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Penerbit PT Remaja Rosda
Karya. Bandung.
Profil Rumah Sakit Umum Daerah Penembahan Senopati Sultan Imanuddin Kota Yogyakarta. 2010.
Pusorowati, Nunuk. 2004. Konsep Dasar Upaya Peningkatan Mutu Pelayanan
Rumah Sakit. Clinical Epidemiology and Biostatistic unit RSUP Dr Sardjito/ FK-UGM Yogyakarta.
.
Setiabudy, Rahajuningsih. 2007. Hemostasis dan Trombosit. FKUI Jakarta
Siregar, Charles J. 2007. Praktik Sistem Manajemen Laboratorium – Pengujian Yang Baik. EGC Penerbit Buku Kedokteran. Jakarta.
Speicher, Carl E. dan Smith, Jr., Jack W. 1994. Pemilihan Uji Laboratorium Yang Efektif. EGC Penerbit Buku Kedokteran. Jakarta.
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Cetakan 9. CV. Alfabeta. Jakarta.
Sukorini, Usi, Nugroho, D. K., Rizki, M., Hendriawan P. J., B. 2010. Pemantapan Mutu Internal Laboratorium Klinik. Kanalmedika dan Alfamedia Citra. Yogyakarta.
Van Dun, L, 2007. Quality Control. Abbot Hematology.
Widmann, Frances K. 1994. Tinjauan Klinis Atas Hasil Pemeriksaan Laboratorium. Edisi 9. EGC Penerbit Buku Kedokteran. Jakarta.
Westgard, J., 2010. Westgard Rules and Multirules. Di unduh pada tanggal 22 Oktober 2011 dari http://www.westgard.com.
Westgard, J., 2009. Desirable Specifications For Total Error, Imprecision and Bias, Derived From Intra And Inter Individual Biologic Variation. Diunduh tanggal 22 Oktober 20011 dari http://www.westgard.com
Published
2017-03-10
How to Cite
WAHYUNINGSIH, Risa.
ANALISIS PEMANTAPAN MUTU INTERNAL PEMERIKSAAN TROMBOSIT DI INSTALASI LABORATORIUM RSUD SULTAN IMANUDDIN PANGKALAN BUN.
Jurnal Borneo Cendekia, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 93-101, mar. 2017.
ISSN 2549-1822.
Available at: <https://journal.stikesborneocendekiamedika.ac.id/index.php/jbc/article/view/188>. Date accessed: 14 jan. 2026.
Issue
Section
Articles
Keywords
Analisis, Pemantapan Mutu Internal, Trombosit, Laboratorim
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â
Â







