PENYULUHAN TENTANG DIARE DI SMA N 2 KUMAI

  • Yayat Supriyatna STIKes Borneo Cendekia Medika Pangkalan Bun

Abstract

Penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang seperti di Indonesia. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan RI pada tahun 2007, diare menduduki peringkat ketigabelas sebagai penyebab kematian semua umur dengan proporsi sebesar 3,5 persen. Sedangkan berdasarkan kategori penyakit menular, diare menduduki urutan ketiga penyebab kematian setelah Pneumonia dan TBC. Penyebab utama kematian akibat diare adalah tata laksana yang tidak tepat baik di rumah maupun di sarana kesehatan. Untuk menurunkan kematian karena diare perlu tata laksana yang cepat dan tepat. Diare dapat berakibat fatal apabila penderita mengalami dehidrasi akibat kehilangan banyak cairan dari tubuh Kata Kunci : Penyuluhan, Diare

Author Biography

Yayat Supriyatna, STIKes Borneo Cendekia Medika Pangkalan Bun
S1 Keperawatan

References

Kementerian Kesehatan RI. 2011. Situasi Diare di Indonesia. BuletinJendela Data dan Informasi Kesehatan: Jakarta. (http://www.depkes.go.id/folder/-view/¬01/¬structure-publikasi-pusdatin-buletin.html)
Arief, Mansjoer. 2000. Kapita Selekta Jilid II Edisi 3. Media Aesculapius : Jakarta
Dongoes , Mariliynn. 2000. Rencana Asuhan Keperawatan. EGC : Jakarta
Carpenito-moyet, Lynda juall. 2007. Buku Saku Diagnosis Keperawatan : Jakarta
Published
2021-06-08
How to Cite
SUPRIYATNA, Yayat. PENYULUHAN TENTANG DIARE DI SMA N 2 KUMAI. Jurnal Borneo Cendekia, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 194-198, june 2021. ISSN 2549-1822. Available at: <https://journal.stikesborneocendekiamedika.ac.id/index.php/jbc/article/view/242>. Date accessed: 24 apr. 2026.
Section
Articles

Keywords

Penyuluhan, Diare