Penyuluhan Penggunaan Obat yang Baik Sejak Dini Kepada Siswa Sekolah Menengah Pertama 2 (SMP) Kumai
Abstract
Masyarakat Indonesia saat ini sudah mulai terbiasa dengan penggunaan berbagai jenis obat- obatan dengan tujuan menyembuhkan penyakit, mengontrol, ataupun sebagai suplemen untuk menunjang aktifitas sehari-hari. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti perkembangan penyakit, produksi berbagai jenis obat-obatan dan suplemen serta mulai diberlakukannya jaminan kesehatan nasional yang memungkinkan masyarakat mendapatkan akses yang lebih mudah untuk mendapatkan pengobatan. Perkembangan tersebut menimbulkan berbagai dampak positif maupun negatif. Dampak positif yang dapat terlihat adalah semakin banyaknya masyarakat yang mulai peduli terhadap kesehatan dengan memeriksakan diri ke tempat-tempat pelayanan kesehatan. Sedangkan dampak negatif yang mungkin timbul dengan meningkatnya penggunaan obat di masyarakat adalah kesalahan dalam menggunakan hingga membuang limbah obat. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan dan informasi yang disampaikan kepada masyarakat terkait penggunaan obat yang baik dan benar. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini diawali dengan adanya pretest, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dan ditutup dengan posttest. Setelah pelatihan berakhir diharapkan peserta yang telah memperoleh pengetahuan tentang obat dapat berkelanjutan dan bermanfaat bagi pribadi maupun keluarga.References
Anief M., 2007, Ilmu Meracik Obat, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta
Anidya, C. M., Taufikurrakhman, A., Akbar, Z., Ningsih, S., Farmasi, P. S., & Indonesia, U. I. (2005). Upaya Membangkitkan Eksistensi Profesi Apoteker Dan Sistem Interpersonal Education, 35–40.
Astika, S.L., dalam Charles, S., dan Lia, A., 2003, Farmasi Rumah Sakit : Teori Dan Terapan, EGC, Jakarta, 177-178.
Barnes, J., Anderson, L.A., Phillipson, J.D. (2005). Herbal medicines. London:Pharmaceutical Press.
BPOM. (2008). Pengetahuan Tentang Obat: Perlunya Pendekatan dari Perspektif Masyarakat. Majalah Info POM Vol. 9 No. 4
Depkes RI. (2008). Pedoman Pelatihan Dokter Kecil. Direktorat Bina Kesehatan Anak. Depkes RI
Kurnia, N., Suswandari, M., Sari, N. K., & Suswandari, M. (2016). Effektivitas Program Apoteker Kecil ( Apcil ) Terhadap Pengetahuan Tanaman Obat Tradisional Keluarga Di Sekolah Dasar Negeri 2 Sukoharjo Tahun Ajaran 2015 / 2016. (Kurnia, Suswandari, Sari, & Suswandari, 2016)
Anidya, C. M., Taufikurrakhman, A., Akbar, Z., Ningsih, S., Farmasi, P. S., & Indonesia, U. I. (2005). Upaya Membangkitkan Eksistensi Profesi Apoteker Dan Sistem Interpersonal Education, 35–40.
Astika, S.L., dalam Charles, S., dan Lia, A., 2003, Farmasi Rumah Sakit : Teori Dan Terapan, EGC, Jakarta, 177-178.
Barnes, J., Anderson, L.A., Phillipson, J.D. (2005). Herbal medicines. London:Pharmaceutical Press.
BPOM. (2008). Pengetahuan Tentang Obat: Perlunya Pendekatan dari Perspektif Masyarakat. Majalah Info POM Vol. 9 No. 4
Depkes RI. (2008). Pedoman Pelatihan Dokter Kecil. Direktorat Bina Kesehatan Anak. Depkes RI
Kurnia, N., Suswandari, M., Sari, N. K., & Suswandari, M. (2016). Effektivitas Program Apoteker Kecil ( Apcil ) Terhadap Pengetahuan Tanaman Obat Tradisional Keluarga Di Sekolah Dasar Negeri 2 Sukoharjo Tahun Ajaran 2015 / 2016. (Kurnia, Suswandari, Sari, & Suswandari, 2016)
Published
2017-12-11
How to Cite
PUJIANTO, Agustoni.
Penyuluhan Penggunaan Obat yang Baik Sejak Dini Kepada Siswa Sekolah Menengah Pertama 2 (SMP) Kumai.
Jurnal Borneo Cendekia, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 269-273, dec. 2017.
ISSN 2549-1822.
Available at: <https://journal.stikesborneocendekiamedika.ac.id/index.php/jbc/article/view/170>. Date accessed: 24 apr. 2026.
Issue
Section
Articles
Keywords
penggunaan obat, siswa
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â
Â







