PENGARUH JUS BELIMBING TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI (Studi di RT 05 Desa Pangkut Kecamatan Arut Utara Kabupaten Kotawaringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah)
Abstract
Permasalahan hipertensi telah menjadi fenomena pemberitaan yang telah menjadi salah satu masalah teratas di Indonesia. Hipertensi sebagai salah satu penyakit yang sering timbul di masyarakat, apabila tidak dikendalikan dengan baik akan menimbulkan kerusakan pada target organ khususnya pada otak, jantung, ginjal, mata dan pembuluh darah perifer. Pembuatan penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh jus belimbing terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi.Metode penelitian: Metode penelitian dengan memakai enis penelitian one group pre test post tets desaign. Populasi pada penelitian ini sebanyak 105 orang. Teknik sampling yang di gunakan adalah slovin dengan hasil 51 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dimana pada setiap variabel penelitian. Hasil dan pembahasan:Hasil penelitian menjabarkan mengenai sebelum di beri perlakuan terapi jus belimbing sebagian besar dari responden mengalami hipertensi ringan sebanyak 28 orang (54,9%). Dan di ketahui sesudah di berikanperlakuan terapi jus belimbing sebagian besar dari responden mengalami tekanan darah normal tinggi yaitu sebanyak 26 orang (51,0%). Kesimpulan:Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh jus belimbing terhadap penurunan tekanan darah dengan tingkat signifikan P= 0,000.Kesimpulan penelitian yang didapatkan berupa ada pengaruh jus belimbing terhadap penurunan tekanan darah pada penderita. Saran: Peneliti menyarankan dalam menangani penurunan tekanan darah dapat diuapayakan dengan cara menggunakan jus belimbing karena sudah terbukti pegaruhnya secara komperhensif dalam bidang penelitian.ÂReferences
Astawan. 2009. Sehat dengan buah. Jakarta: Dian Rakyat.
Kartikasari, Erni. 2012. Pengaruh Mengkonsumsi Buah Belimbing Manis (Averrhoa Carambola L.) Dan Buah Pepaya (Carica Papaya L.) Terhadap Jumlah Koloni Streptococcus Sp. Dalam Saliva Anak Usia 10 – 12 Tahun
Kementerian Kesehatan Repubulik Indonesia. 2013 . Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). Jakarta: Institusi.
Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta : PT Rineka cipta.
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : CV AFABETA.
Townsend, Raymond R. 2010. 100 Tanya Jawab Soal Hipertensi. Jakarta: PT Indeks.
World Health Organization (WHO). 2003.A global brief on hypertension: silent killer, global public health crisis. Geneva: WHO
Kartikasari, Erni. 2012. Pengaruh Mengkonsumsi Buah Belimbing Manis (Averrhoa Carambola L.) Dan Buah Pepaya (Carica Papaya L.) Terhadap Jumlah Koloni Streptococcus Sp. Dalam Saliva Anak Usia 10 – 12 Tahun
Kementerian Kesehatan Repubulik Indonesia. 2013 . Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). Jakarta: Institusi.
Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta : PT Rineka cipta.
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : CV AFABETA.
Townsend, Raymond R. 2010. 100 Tanya Jawab Soal Hipertensi. Jakarta: PT Indeks.
World Health Organization (WHO). 2003.A global brief on hypertension: silent killer, global public health crisis. Geneva: WHO
Published
2018-03-10
How to Cite
JIHADDINI, Cipta Nur; SULISTIYONO, Luluk.
PENGARUH JUS BELIMBING TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI (Studi di RT 05 Desa Pangkut Kecamatan Arut Utara Kabupaten Kotawaringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah).
Jurnal Borneo Cendekia, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 117-119, mar. 2018.
ISSN 2549-1822.
Available at: <https://journal.stikesborneocendekiamedika.ac.id/index.php/jbc/article/view/177>. Date accessed: 24 apr. 2026.
Issue
Section
Articles
Keywords
Hipertensi, Jus belimbing, Tekanan darah
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â
Â







