UJI AKTIVITAS ANTI JAMUR EKSTRAK INFUSA DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) TERHADAP Candida albicans
Abstract
Kandidiasis adalah suatu penyakit jamur, yang bersifat akut atau sub akut disebabkan oleh Candida albicans dapat menyerang daerah kulit, mulut, selaput mukosa vagina, kuku, bronki atau paru-paru. Penyakit ini ditemukan di seluruh dunia dan dapat menyerang semua umur baik laki-laki maupun perempuan. Pengetahuan tentang obat merupakan warisan budaya bangsa salah satunya jenis tanaman berkhasiat obat daun sirsak terhadap Candida albicans. Penelitan dengan metode true eksperimental, Populasi daun sirsak (Annona Muricata L.), diperoleh dari daerah Pasir Panjang, Pangkalan Bun, Kal-Teng. Jamur uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah jamur Candida albicans. Medium yang digunakan dalam penelitian ini adalah medium SGA (Sabouraud Glucose Agar) + khloramfenikol 75 ppm dan medium SGC (Sabouraud Glucose Cair). Daun sirsak yang digunakan adalah daun yang berasal dari tanaman sirsak dewasa. Pengujian anti jamur dilakukan dengan metode dilusi atau seri pengenceran dengan interval pengenceran dua kali, menggunakan 12 tabung reaksi, tiap tabung dimasukkan sebanyak 0,5 ml SGC secara aseptis. Semua tabung diinkubasi selama 5-7 hari pada suhu kamar, kemudian diamati adanya pertumbuhan (kekeruhan) dengan cara membandingkan dengan kontrol negatif dan kontrol positif. Hasil Penelitian yaitu Infusa daun sirsak mempunyai aktivitas untuk menghambat dan membunuh pertumbuhan jamur Candida albicans yang menunjukkan KHM dan KBM pada konsentrasi 12,5%. Kata Kunci : Aktivitas, Infusa, Daun Sirsak, Candida albicans.References
http://www.frachdie.blogsome.com diakses tanggal 15 januari 2011
Anonim, 2010. Khasiat dan manfaat buah sirsak. http://www.dalimunthe.com/ 2010/02/inilah-khasiat-buah-sirsak.html diakses tanggal 25 november 2010
Anonim, 2011. Alkaloid pada Tumbuhan. http://id.wikipedia.org. diakses tanggal 18 januari 2011
Depkes, 1979. Farmakope Indonesia, Edisi III. Jakarta, Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Depkes, 1986. Sediaan Galenik. Jakarta, Departemen Kesehatan Republik Indonesia
Dwijoseputro, D., 1976. Pengantar Mikologi. Malang : Universitas Brawijaya
Frosbisher and Fuerst, 1983. Microbiology healty and Disease, 15th Edition, Igokushian Saunders, International edition, 560-566
Harapan, M. 1984. Penyakit Menular Seksual, 106-111. Jakarta, Gramedia.
Hutapea, J.R, (1991), Inventaris Tanaman Obat Indonesia, BPTO, Jakarta.
Kusuma, W. H., Wirian A.S., Dalimarta, S. 1992. Tanaman Berkhasiat Obat Di Indonesia. Jakarta: Jilid II, Pustaka Kartini.
Pelczar dan Chan. 1986. Dasar-dasar Mikrobiologi. Jakarta : Universitas Indonesia.
Radi, Juhaeni. 1996. Budidaya dan Pemanfaatan Sirsak. Bandung, Kanisius.
Robinson, T.,1995, The Organic Contituent of Higher Plant, 5 th ed, diterjemahkan oleh Kokasih Padmawinata, Penerbit ITB, Bandung, 191-193, 208
Suprihatin, S.D. 1982. Candida dan Candidiasis pada Manusia. Jakarta: Fakultas Kedokteran,UI. Press
Siregar, (1995), Penyakit Jamur Kulit, 28-29, FK UNSRI, EGC, Jakarta.
Thomas, A.N.S, 1992. Tanaman Obat Tradisional 2. Bandung, Kanisius.
Anonim, 2010. Khasiat dan manfaat buah sirsak. http://www.dalimunthe.com/ 2010/02/inilah-khasiat-buah-sirsak.html diakses tanggal 25 november 2010
Anonim, 2011. Alkaloid pada Tumbuhan. http://id.wikipedia.org. diakses tanggal 18 januari 2011
Depkes, 1979. Farmakope Indonesia, Edisi III. Jakarta, Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Depkes, 1986. Sediaan Galenik. Jakarta, Departemen Kesehatan Republik Indonesia
Dwijoseputro, D., 1976. Pengantar Mikologi. Malang : Universitas Brawijaya
Frosbisher and Fuerst, 1983. Microbiology healty and Disease, 15th Edition, Igokushian Saunders, International edition, 560-566
Harapan, M. 1984. Penyakit Menular Seksual, 106-111. Jakarta, Gramedia.
Hutapea, J.R, (1991), Inventaris Tanaman Obat Indonesia, BPTO, Jakarta.
Kusuma, W. H., Wirian A.S., Dalimarta, S. 1992. Tanaman Berkhasiat Obat Di Indonesia. Jakarta: Jilid II, Pustaka Kartini.
Pelczar dan Chan. 1986. Dasar-dasar Mikrobiologi. Jakarta : Universitas Indonesia.
Radi, Juhaeni. 1996. Budidaya dan Pemanfaatan Sirsak. Bandung, Kanisius.
Robinson, T.,1995, The Organic Contituent of Higher Plant, 5 th ed, diterjemahkan oleh Kokasih Padmawinata, Penerbit ITB, Bandung, 191-193, 208
Suprihatin, S.D. 1982. Candida dan Candidiasis pada Manusia. Jakarta: Fakultas Kedokteran,UI. Press
Siregar, (1995), Penyakit Jamur Kulit, 28-29, FK UNSRI, EGC, Jakarta.
Thomas, A.N.S, 1992. Tanaman Obat Tradisional 2. Bandung, Kanisius.
Published
2017-03-10
How to Cite
SOBIRIN, MIFTACHUL.
UJI AKTIVITAS ANTI JAMUR EKSTRAK INFUSA DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) TERHADAP Candida albicans.
Jurnal Borneo Cendekia, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 83-92, mar. 2017.
ISSN 2549-1822.
Available at: <https://journal.stikesborneocendekiamedika.ac.id/index.php/jbc/article/view/187>. Date accessed: 14 jan. 2026.
Issue
Section
Articles
Keywords
Aktivitas, Infusa, Daun Sirsak, Candida albicans.
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â
Â







