PELATIHAN KADER KESEHATAN PADA REMAJA DI SMAN 1 SUKAMARA KALIMANTAN TENGAH
Abstract
Remaja merupakan suatu tahap perkembangan dari masa anak-anak menuju masa dewasa akan terjadi perubahan fase kehidupan dalam fisik, fisiologis. Seseorang akan dikatakan sebagai remaja diawali pada usia 11-12 tahun dan berakhir pada usia 18 – 21 tahun. Usia remaja menurut WHO adalah 10-19 tahun (WHO, 2012). Di Indonesia menurut BKKBN batasan usia remaja 10-24 tahun (Situmorang, 2003) batasan usia remaja adalah umur 10-19 tahun dan belum kawin (Depkes, 2010). Menurut Dinas Kesehatan RI, tahap perkembangan pada remaja dibagi atas 3 tahapan yakni : remaja awal (10-14 tahun), remaja tengah (15-16 tahun) dan remaja akhir (17-19 tahun). Masa remaja ditandai dengan perubahan - perubahan fisik, yang berdampak terhadap perubahan psikologis. Tanda tanda perubahan fisik pada masa remaja terjadi dalam konteks pubertas yakni kematangan organ organ seks dan kemampuan reproduktif yang bertumbuh dengan cepat yang disebut dengan “growth spurtâ€.Sasaran dari Pengabdian Masyarakat ini adalah siswa-siswi di SMAN 1 Sukamara. Mengumpuikan peserta pelatihan dan diberi penjelasan tujuan dari pelatihan yang dilaksanakan. Menyampaikan materi tentang KKR. Membuat forum diskusi dan tanya jawab serta sharing pengalaman yang pernah dilakukan tetang KKR. Mengevaluasi materi yang telah diberikan pada saat pelatihan. Peiaksanaan Kegiatan Pelatihan KKR di SMAN 1 Sukamara tahun 2018 diikuti oleh 20 orang peserta. Kegiatan pelatihan untuk para kader kesehatan remaja dirasakan bermanfaat bagi para siswa-siswi untuk meningkatkan pengetahuan dan informasi tentang KKR dalam lingkup sekolah dan masyarakat. Dari hasil evaluasi setelah pelatihan berlangsung yang dilakukan secara lisan mayoritas 70% mengatakan senang dan mengharapkan kalau ada pelatihan lagi. Kegiatan pelatihan dikatakan berhasil bisa dilihat hasil evaluasi secara keseluruhan baik dari jumlah peserta bisa mencapai 20 orang peserta yang hadir, dan hasil evaluasi terahkir dari tanya jawab ternyata 70% bisa memahami materi yang disampaikan. Kegiatan Pelatihan KKR di SMAN 1 Sukamara Tahun 2018 dimulai dengan pembukaan dan registrasi dilanjutkan dengan pemberian materi tentang KKR dalam sekolah, dan dilanjutkan dengan demonstrasi kegiatan KKR dalam sekolah. Kata kunci     : Remaja, Kader, KesehatanReferences
Kementerian Kesehatan RI, (2010). Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2010-2014: Jakarta.
Mar’at. (2008). Sikap Manusia, Perubahan, Serta Pengukuran. Ghalia Indonesia : Jakarta.
Bambang Wahyudi. (2002). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Sulita.
WHO. 2010. The World Health Report 2010. http://www.who.int./whr/2010/en/index.html Akses 18 Juni 2015
Mar’at. (2008). Sikap Manusia, Perubahan, Serta Pengukuran. Ghalia Indonesia : Jakarta.
Bambang Wahyudi. (2002). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Sulita.
WHO. 2010. The World Health Report 2010. http://www.who.int./whr/2010/en/index.html Akses 18 Juni 2015
Published
2021-06-08
How to Cite
OKTARINA, Jenny.
PELATIHAN KADER KESEHATAN PADA REMAJA DI SMAN 1 SUKAMARA KALIMANTAN TENGAH.
Jurnal Borneo Cendekia, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 162-165, june 2021.
ISSN 2549-1822.
Available at: <https://journal.stikesborneocendekiamedika.ac.id/index.php/jbc/article/view/237>. Date accessed: 18 apr. 2026.
Issue
Section
Articles
Keywords
Remaja, Kader, Kesehatan
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â
Â







