PENYULUHAN PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA DAN PENANAMAN TANAMAN OBAT KELUARGA DI PERUMAHAN BERINGIN RINDANG KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT

  • Poppy Dwi Citra Jaluri STIKes Borneo Cendekia Medika Pangkalan Bun
  • Mustika Antik Wibawa STIKes Borneo Cendekia Medika Pangkalan Bun
  • Rahman Nur Chabib STIKes Borneo Cendekia Medika Pangkalan Bun

Abstract

Kegiatan menanami pekarangan dengan tananam obat dikenal dengan nama toga. Program yang dahulu dinamai apoetik hidup ini tengah digunakan oleh pemerintah indonesia. Istilah toga lebih mengacu kepada penataan pekarangan. Jadi tidak berarti tanaman yang hanya tanaman hias yang berkhasiat obat. Tanaman obat yang tergolong rempah-rempah atau bumbu dapur, tananam pagar, tanaman buah, tanaman sayur, atau bahkan tananam liar pun dapat ditata di pekarangan sebagai toga. Selain sebagai bahan obat bagi anggota keluarga yang sakit, tanaman tersebut dapat dimanfaatkan untuk aneka keperluan sesuai dengan kegunaan lainnya. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu diawali dengan pretest, kemudian penyuluhan materi dan terakhir postest. Dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan ini dapat dilihat bahwa sebagian besar peserta penyuluhan yaitu 28 orang dari 35 orang  (80%) belum pernah mendapatkan penyuluhan mengenai TOGA, semua peserta penyuluhan 35 orang  (100%) belum mengetahui sembilan tanaman obat yang sudah mengalami uji klinik, hanya sebagian kecil dari peserta yaitu 7 orang dari 35 orang  (20%) yang sudah menanam TOGA di rumah atau lingkungannya, dan hanya sebagian kecil dari peserta yaitu 7 orang dari 35 orang (20%) yang sudah pernah memanfaatkan TOGA. Kata kunci : toga, lingkungan, masyarakat

Author Biographies

Poppy Dwi Citra Jaluri, STIKes Borneo Cendekia Medika Pangkalan Bun
Farmasi
Mustika Antik Wibawa, STIKes Borneo Cendekia Medika Pangkalan Bun
Farmasi
Rahman Nur Chabib, STIKes Borneo Cendekia Medika Pangkalan Bun
Farmasi

References

Duaja, Made Deviani. Kartika, Elis. Mukhlis, Fuad. 2011. Peningkatan Kesehatan Mayarakat Melalui Pemberdayaan Wanita dalam Pemanfaatan Pekarangan dengan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Kecamatan Geragai. Fakultas Pertanian Universitas Jambi. Jurnal Pengabdian Masyarakat No.52.
Sidik, Rahmat Fajar. 2014. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Temetik Berbasis Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Universitas Trunojoyo Madura. Jurnal Pena Sains Vol.1, No. 1.
Mindarti, Susi. Nurbaeti, Bebet. 2015. Buku Saku Tanaman Obat Keluarga. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Barat.
Hikmah, Agus. Zuhud, Ervizal A.M. Siswoyo. Dkk. 2011. Revitalisasi Konservasi Tumbuhan Obat Keluarga (TOGA) Guna Meningkatkan Kesehatan dan Ekonomi Keluarga Mandari di Desa Contoh Lingkar Kampus IPB Darmaga Bogor. Kampus IPB Darmaga Bogor. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia. Hlm.71-80.
Harjono, Yanti. Yusmaini, Hany. Bahar, Meiskha.2017. Penyuluhan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga di Kampung Mekar Bakti 01/01, Desa Mekar Bakti Kabupaten Tanggerang. FK UPN Veteran Jakarta.
Febriansyah, Rifki. 2017. Pemberdayaan Kelompok Tanaman Obat Keluarga Menuju Keluarga Sehat Didesa Sumber Adi, Mlati, Sleman. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Jurnal Bardikari Vol. 5 No.2.
Rahmatini, 2010. Evaluasi Khasiat dan Keamanan Obat (Uji Klinik). Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Majalah Kedokteran Andalas No.1 Vol.34.
Published
2018-12-10
How to Cite
JALURI, Poppy Dwi Citra; WIBAWA, Mustika Antik; CHABIB, Rahman Nur. PENYULUHAN PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA DAN PENANAMAN TANAMAN OBAT KELUARGA DI PERUMAHAN BERINGIN RINDANG KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT. Jurnal Borneo Cendekia, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 212-216, dec. 2018. ISSN 2549-1822. Available at: <http://journal.stikesborneocendekiamedika.ac.id/index.php/jbc/article/view/126>. Date accessed: 11 mar. 2026.
Section
Articles

Keywords

Kata kunci : toga, lingkungan, masyarakat

Most read articles by the same author(s)