PENGARUH KONSUMSI BAWANG PUTIH TERHADAP KADAR KOLESTEROL PADA PENDERITA HIPERKOLESTEROLEMIA (Studi di Desa Handil Sohor Kecamatan Mentaya Hilir Selatan Kabupaten Kotawaringin Timur)
Abstract
Hiperkolesterolemia merupakan salah satu penyebab terjadinya penyakit jantung dan stroke. Hiperkolesterolemia dapat di atasi dengan konsumsi bawang putih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh konsumsi bawang putih terhadap kadar kolesterol pada penderita hiperkolesterolemia di Desa Handil Sohor. Metode penelitian:Desain penelitian ini menggunakan one group pre tes post tes design pada penderita hiperkolesterolemia di Desa Handil Sohor Tahun 2017 yang berjumlah 32 orang dengan teknik total sampling. Teknik analisis bivariat dengan analisis Wilcoxon sign Rank test dan distribusi frekuensi untuk univariat (kadar kolesterol) . Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan alat tes kadar kolesterol untuk variabel hiperkolesterolemia. Hasil penelitian: Kadar kolesterol sebelum konsumsi bawang putih sebagian besar responden mengalami kadar kolesterol kategori sedang dengan jumlah 26 orang (81%) dengan rata – rata 219 mg/dl. Sedangkan setelah konsumsi bawang putih, responden mengalami kadar kolesterol kategori normal dengan jumlah 20 orang (64%) dengan rata – rata 204 mg/dl dengan hasil uji wilcoxon 0,000 menunjukan nilai p < 0,05 menggunakan aplikasi SPSS V16.0. Kesimpulan: Berdasarkan hal tersebut maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara konsumsi bawang putih terhadap kadar kolesterol pada penderita hiperkolesterolemia. Saran: Memberikan alternatif penanganan kolesterol saat penderita hiperkolesterolemia mengalami kadar kolesterol tinggi selain meminum obat.References
Mengatasi Penyakit Jantung, Hipertensi, Kolesterol, dan Stroke. Jakara: Agromedia.
Arikunto, & Suharsimi. (2006). Prosedur Penelitian. Jakarta: Renika Cipta.
Aziz, A., Alimul, & Hidayat. (2010). Metode Penelitian Kesehatan Paradigma Kuantitatif. Surabaya: Health books.
Bangun. (2003). Terapi Jus & Ramuan Tradisonal Untuk Kolesterol. Jakarta: Agromedia Pustaka.
Budiarto, E. (2002). Biostatika Untuk Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: EGC.
Brajawikalpa, R. S., & Kautama, M. G. (2016, 5 4). Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Bawang Putih Terhadap Kadar Kolesterol Total, LDL Dan HDL Pada Tikus Putih Hiperkolesterol. Retrieved Mei 2, 2017, from TUNAS MEDIKA JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN: http://jurnal.unswagati.ac.id/index.php/tumed/article/view/288
Guyton, A. C., & Hall, J. (2008). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Jakarta: ECG.
Handayani, A. (2006). 812 Resep Untuk Mengobati 236 Penyakit. Jakarta: Penebar Swadaya.
M. U. (2014, Februari). Retrieved Mei 1, 2017, from Document Repository Universitas Andalas: http://repo.unand.ac.id/id/eprint/404
Notoatmodjo, S. (2014). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Renika Cipta.
Nursalam. (2003). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Nursalam. (2013). Konsep dan Metode Penelitian Ilmu Keperawatan. jakarta: Salemba Medika.
Priskilla, M. (2008). Pengaruh pemberian Ekstrak Bawang Putih (allium sativium, Linn.) Terhadap Penurunan Rasio Antara Kolesterol Total Dengan Kolesterol HDL Pada Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Yang Hiperkolesterolemik. Universitas Sebelas Maret , 7 - 20.
Rusilanti. (2014). Kolesterol Tinggi Bukan Untuk Di Takuti. FMedia.
Santoso, G. S. (2005). Metodologi penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Sugiyono. (2006). Metode penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta.
Utami, P., & Mardiana, L. (2013). Umbi Ajaib Tumpas Penyakit. Jakarta: Penebar Swadaya.
Wijayakusuma, M. H. (2008). Ramuan Herbal Penurun Kolesterol. Jakarta: Pustaka Bunda.
Wikipedia. (2016). Retrieved Mei 2, 2017, from Kolesterol: https://id.wikipedia.org/wiki/Kolesterol
Arikunto, & Suharsimi. (2006). Prosedur Penelitian. Jakarta: Renika Cipta.
Aziz, A., Alimul, & Hidayat. (2010). Metode Penelitian Kesehatan Paradigma Kuantitatif. Surabaya: Health books.
Bangun. (2003). Terapi Jus & Ramuan Tradisonal Untuk Kolesterol. Jakarta: Agromedia Pustaka.
Budiarto, E. (2002). Biostatika Untuk Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: EGC.
Brajawikalpa, R. S., & Kautama, M. G. (2016, 5 4). Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Bawang Putih Terhadap Kadar Kolesterol Total, LDL Dan HDL Pada Tikus Putih Hiperkolesterol. Retrieved Mei 2, 2017, from TUNAS MEDIKA JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN: http://jurnal.unswagati.ac.id/index.php/tumed/article/view/288
Guyton, A. C., & Hall, J. (2008). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Jakarta: ECG.
Handayani, A. (2006). 812 Resep Untuk Mengobati 236 Penyakit. Jakarta: Penebar Swadaya.
M. U. (2014, Februari). Retrieved Mei 1, 2017, from Document Repository Universitas Andalas: http://repo.unand.ac.id/id/eprint/404
Notoatmodjo, S. (2014). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Renika Cipta.
Nursalam. (2003). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Nursalam. (2013). Konsep dan Metode Penelitian Ilmu Keperawatan. jakarta: Salemba Medika.
Priskilla, M. (2008). Pengaruh pemberian Ekstrak Bawang Putih (allium sativium, Linn.) Terhadap Penurunan Rasio Antara Kolesterol Total Dengan Kolesterol HDL Pada Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Yang Hiperkolesterolemik. Universitas Sebelas Maret , 7 - 20.
Rusilanti. (2014). Kolesterol Tinggi Bukan Untuk Di Takuti. FMedia.
Santoso, G. S. (2005). Metodologi penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Sugiyono. (2006). Metode penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta.
Utami, P., & Mardiana, L. (2013). Umbi Ajaib Tumpas Penyakit. Jakarta: Penebar Swadaya.
Wijayakusuma, M. H. (2008). Ramuan Herbal Penurun Kolesterol. Jakarta: Pustaka Bunda.
Wikipedia. (2016). Retrieved Mei 2, 2017, from Kolesterol: https://id.wikipedia.org/wiki/Kolesterol
Published
2018-03-10
How to Cite
SETIAWAN, Eko Adi; SETIANINGSIH, ida; SYAHLEMAN, Rukmini.
PENGARUH KONSUMSI BAWANG PUTIH TERHADAP KADAR KOLESTEROL PADA PENDERITA HIPERKOLESTEROLEMIA (Studi di Desa Handil Sohor Kecamatan Mentaya Hilir Selatan Kabupaten Kotawaringin Timur).
Jurnal Borneo Cendekia, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 120-128, mar. 2018.
ISSN 2549-1822.
Available at: <https://journal.stikesborneocendekiamedika.ac.id/index.php/jbc/article/view/178>. Date accessed: 26 apr. 2026.
Issue
Section
Articles
Keywords
bawang putih, kadar kolesterol, hiperkolesterolemia
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â
Â







